Saturday, January 7, 2017

5 tips memilih travel umroh

Setau saya ada dua cara untuk pergi umroh. Pertama ngurus sendiri. Kedua menggunakan jasa biro perjalanan umroh. Banyak calon jamaah (termasuk saya) yang memilih cara kedua dengan alasan lebih praktis. Jadi ga perlu repot mengurus visa, beli tiket pesawat dan booking akomodasi. Kita juga ga perlu pusing mikirin transportasi selama disana, karena biaya umroh sudah termasuk transportasi selama di Mekkah-Madinah, city tour, catering dan jasa pembimbing (muthawif).

Dalam memilih travel umroh ada beberapa hal yang perlu dicermati agar kita terhindari dari kasus penipuan yang sudah banyak terjadi. Di postingan #ceritaumroh kali ini, saya ingin berbagi pengalaman saya ketika memilih travel umroh. Berikut tips dalam memilih travel umroh:

1. Pertimbangkan rekomendasi saudara/teman
Bagi newbie seperti saya yang sebelumnya belum pernah umroh, saran atau rekomendasi dari saudara/temen menjadi langkah awal saya untuk mendapatkan informasi awal nama2 travel umroh. Coba pantau siapa saja yang baru pulang dari umroh dan tanyakan biro perjalanan apa yang mereka gunakan dan bagaimana testimoninya. Memang sih tingkat kepuasan orang berbeda2, puas menurut mereka belum tentu puas dari sisi kita. Tapi setidaknya kita punya beberapa nama travel umroh untuk kemudian dijajaki lebih dahulu dan dibandingkan satu persatu.

2. Cek legalitas status
Akhir-akhir ini bisnis umroh semakin menjamur. Ada beberapa yang bisa dipercaya, ada juga penipuan yang berkedok biro travel umroh. Mereka menipu calon jamaah dengan melarikan uang umroh atau memberikan fasilitas tidak seperti yang dijanjikan sebelumnya. Akibatnya, semakin sulit bagi kita untuk memilih biro travel yang bisa amanah memfasilitasi perjalanan umroh. Salah satu hal yang bisa dilakukan untuk memastikan apakah biro perjalanan tersebut dapat dipercaya adalah dengan mengecek apakah biro travel tersebut sudah memiliki izin Penyelenggaraan Perjalanan Ibadah Umroh (PPIU) atau SK Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umroh dari Kementrian Agama (KEMENAG). Legalitas yang jelas ini tentunya terkait dengan kredibilitas dan tanggung jawab terhadap jamaah, mulai dari keberangkataan, pada saat di tanah suci hingga saat kembali ke tanah air. Trus gimana cara kita cek ijin PPIU? Cara mudahnya dengan cek di website ini. 

3. Membandingkan biaya umroh dengan fasilitas yang dijanjikan
Terdapat beberapa paket harga umroh yang berbeda sesuai dengan fasilitas yang diinginkan. Selisih harga biasanya dikarenakan jenis maskapai penerbangan yang digunakan dan jenis hotel. Biaya umroh untuk hotel bintang 3 biasanya berkisar antara 1700 – 1900 USD. Untuk hotel bintang 4 biasanya berkisar antara 2100 – 2400 USD. Sedangkan untuk hotel bintang 5 biasanya 2600 – 3000 USD.  Sebaiknya jangan tergiur dengan tawaran harga paket umroh yang murah tanpa memastikan jenis pesawat dan nama hotel yang akan dipakai. Banyak sekali kasus fasilitas yang didapat tidak sesuai dengan biaya yang telah dikeluarkan. Rajin2 lah kroscek informasi yang didapat dari agen via internet, misalnya: jadwal penerbangan, cek nama hotel dll. 

4. Cari tahu track record perusahaan tersebut
Telusuri track record perusahaan travel umroh dengan googling nama perusahaan atau nama pemilik travel umroh tersebut. Cari tau apakah ada berita terkait travel tersebut. Cara lainnya adalah dengan menelusuri lewat social medianya. Cari tau testimoni jamaah yang pernah menggunakan travel tersebut, berapa kali travel tersebut memberangkatkan jamaah dan berapa banyak jamaah yang sudah diberangkatkan. 

5. Mekanisme pembayaran
Travel umroh yang amanah biasanya menggunakan rekening bank atas nama perusahaan (bukan atas nama pribadi/perseorangan) untuk melakukan transaksi pembayaran biaya umroh. Jika diharuskan membayar secara tunai, pastikan pembayaran dilakukan di kantor perusahaan tersebut, ada saksi dan bukti pembayaran. 


Semoga lima tips diatas dapat dipertimbangkan ketika memilih travel umroh. Sebagai calon jamaah, kita juga harus melek informasi dan kroscek tiap informasi yang di dapat. Sehingga bisa terhindar dari modus penipuan umroh yang semakin marak terjadi.

PS: Terima kasih untuk teman saya, Shelma Putrinda, yang sudah menginspirasi saya menulis blog ini. :)

No comments:

Post a Comment