Sunday, November 4, 2018

Perpanjang Passport di Mal Pelayanan Publik Jakarta

Sebagai pekerja, hal yang dirasa merepotkan adalah ketika harus mengurus dokumen negara seperti KTP, Paspor, Surat Kelakuan Baik, Kartu Keluarga, Akte Lahir dll. Hampir dipastikan butuh cuti 1 hari penuh karena kita ga bisa memastikan kapan prosesnya akan selesai. Bisa setengah hari. Bisa 1 hari. Atau klo lagi apes bisa 2 hari atau seminggu seperti nasib saya waktu ngurus pasport hilang.

Makanya waktu mau urus perpanjang passport saya udah ancang2 mau cuti 1 hari penuh. Eh untungnya saya ga sengaja liat status teman saya Ashry yang cerita pengalaman ngurus passport yang cuma butuh waktu 30 menit di Mal Pelayanan Publik (MPP) DKI Jakarta. WUIDIH.

Yang ada di pikiran saya waktu mendengar MPP adalah kantor pemerintah di dalam Mal. Hahaha. Ternyata bayangan saya cukup mendekati. MPP adalah Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) yang dilakukan oleh Pemerintahan baik perizinan maupun non perizinan, yang proses pengelolaannya dimulai dari tahap Permohonan sampai terbitnya sebuah dokumen dilakukan di dalam satu tempat. Istilah gampangnya: one stop shopping. Ya mirip2 Mal lah yaa, segala ada. MPP merupakan gagasan Bapak Jokowi yang kemudian diimplementasikan oleh Bapak Ahok. 

Apakah MPP hanya khusus untuk Warga DKI Jakarta?
Tidak. Saya ber KTP Tangerang Selatan bisa ngurus perpanjangan passport di DKI. Ini berkat integrasi e-KTP yang memudahkan warga Indonesia mengurus dokumen dimana saja. 

Apa aja yang bisa diurus di MPP? 
Banyak. Salah satunya bisa urus SKCK, Bikin/Perpanjang Passpor, Bikin KTP, Bikin BPJS, Bikin SIM, Lapor Pajak, Surat ijin usaha dan masih banyak lagi. Untuk tau instansi apa saja yang ada di MPP bisa liat di link ini ya

Perpanjangan Passpor
Oke segitu dulu ya tentang MPP, sekarang gw mau bahas soal pengalaman gw ngurus perpanjangan passport di MPP. Ini tahapan yang perlu dilakukan untuk urus passport:
  1. Daftar online di https://antrian.imigrasi.go.id/
  2. Daftar akun imigrasi (khusus bagi yang belum punya akun)
  3. Pilih lokasi di Imigrasi Mal Pelayanan Publik
  4. Pilih kapan kita bisa dateng ke MPP (hari/tanggal dan jam)






Udah deh, gitu doang. Nah abisannya tinggal siap2in dokumen yang diperlukan:
  • Passport lama
  • KTP
  • Fotokopi KTP di kertas A4 (jangan dipotong)
  • Fotokopi Passport lama di kertas A4 (jangan dipotong)
  • Surat rekomendasi dari kantor

Lokasi MPP itu di jalan HR. Rasuna Said, lumayan strategis karna lokasinya termasuk di wilayah perkantoran. Patokannya itu setelah Hotel Luwansa langsung belok kiri. Trus letak gedung MPP ada di sebelah kiri jalan ga jauh dari belokan.

Ketika masuk saya udah terkesima sih sama desain ruangannya yang kekinian dan modern. Ruangannya terbuka dan langsung dihadapkan dengan meja2 pelayanan. Saya pun segera mengambil nomor antrian dan kata petugasnya bisa langsung ke lantai 3.

Sampai lantai 3 saya langsung masuk ruangan yang banyak boothnya, persis kaya pameran di JCC. Hahaha. Cuma bedanya tiap booth adalah perwakilan dari beberapa institusi pemerintah. Saya pun langsung cuss ke booth imigrasi dan langsung nunggu antrian. Ternyata di depan saya cuma ada 2 orang. Uwoooowwww. Sepi jali nih. Beda banget sama imigrasi di mampang prapatan yang antriannya bisa ratusan. Hih!



Ga lama, saya pun dipanggil dan langsung menyerahkan dokumen yang sudah disiapkan. Lalu saya diminta menunggu. Sekitar 10 menitan saya dipanggil lagi untuk foto! WOW! Eh kok cepet banget yeee. Gils. trus baru nyadar klo saya belum dandan. EAAAAAKK. Ya udah lah ya, cakep mah cakep aja. *keselek.

Setelah proses ambil foto dan sidik jari saya pun dikasi semacam kertas yang berisi nominal dan kode pembayaran pengurusan passport. Biaya untuk paspor biasa sebesar Rp. 355.000 dan bisa ditransfer lewat BCA, BNI, BRI dan Mandiri. Uwoooww kemajuan bats nih, soalnya 4 tahun yang lalu transfernya kudu di bank BNI doang.

Waktu pembayaran paling lambat 7 hari setelah ambil foto dan sidik jari. Lalu pengambilan passport dilakukan 4 hari (hari kerja) setelah membayar dengan membawa kertas yang dikasi pas ambil foto dan sidik jari. sebenernya ada jasa pengiriman passport via pos, tapi karna ini dokumen penting saya ga berani ambil resiko. mending ambil langsung. 

Sekiaaan cerita saya, jangan ragu2 urus passport di MPP yaa. mumpung belum banyak yang tahu dan masih sepiiiii. ahahahahah