Thursday, November 22, 2012

Naik Kereta Api......Why Not?


Seperti yang sudah disebutkan di #tripjawatimur, perjalanan kali ini ada yang beda, karena berangkat ke Surabaya-nya pake kereta api. JENG! JENG! Hehehe. Sebenernya ga ada yang aneh sih karena saya udah pernah 2X naik kereta jarak jauh ke…….Bandung. Itu diitung jauh ga ya? Hahahaha.

Pasca rembukan plus ketok palu menentukan starting point #tripjawatimur adalah di Surabaya, maka saya dan teman-teman mulai hunting tiket kereta di website PT KAI. Ada perdebatan sengit antara kubu yang ingin menggunakan kelas ekonomi atau kelas bisnis. Saya? Tentuuuuu saja ada di kubu kelas eksekutif! Hahahaha. *MANJAAAKK* Tapi, udah ditebak, saya kalah telak, karna cuma berhasil merayu 1 orang, itu pun sepupu sendiri! Hahaha, suara terbanyak malah kepengen naik kereta ekonomi. Yanasib.

Jakarta – Surabaya sendiri merupakan jalur gemuk, alias banyak banget alternative kereta menuju Surabaya. Klo Kelas Eksekutif: Bima, Argo, Sembrani dan Gumarang. Kelas Bisnis: Gumarang. Kelas Ekonomi: Kertajaya dan Gaya Baru Malam. Nah, jalur kereta ke Surabaya ada yang lewat utara dan selatan. Kereta yang lewat jalur selatan cuma Bima, berangkatnya jam 17.00 dari Stasiun Gambir. Sedangkan untuk jalur Utara Kelas Eksekutif: Argo Bromo Anggrek pagi (jam 08.00) dan malam (jam 22.00), Gumarang (jam 18.00), dan Sembrani (jam 19.00). Bedanya utara dan selatan? Klo utara lebih cepet karena langsung lewat Semarang, kalau jalur Selatan mesti lewatin Yogyakarta.

Trus Apa beda Kelas Eksekutif dan Bisnis? Klo Eksekutif jelas ada AC, tempat duduk ada pembatas kaya di pesawat gitu, jarak kaki ke kursi depan itu lumayan lega dan yang terpenting: ada colokan! --> untuk pengguna BB non Power Bank pasti girang banget nih. Sedangkan klo Kelas Bisnis: Non AC, tempat duduk barengan, dan ga ada colokan.

Soal harga, jelas Eksekutif lebih mahal, Tarifnya Rp. 415.000/orang. Kelas Bisnis: Rp. 270.000. Kelas Ekonomi: Rp. 170.000. Oia harga bisa berubah2, sama kaya pesawat kalo H-1 libur nasional biasanya harga dinaikin. Tapi, menurut info dari temen, klo keberangkatan hari Rabu biasanya agak murah. Hohoho. Untuk detail jam keberangkatan dan kedatangan, silahkan cek di websitenya KAI, lengkap kok beserta harga plus stasiun tujuan.

Setelah rembukan (lagi), Kami akhirnya pilih kereta yang berangkatnya malam, biar sampe Surabayanya pagi. Soalnya, dari Surabaya kami akan ke Pantai Tanjung Papuma di Jember, dan diperkirakan perjalanan Surabaya – Jember sekitar 6-7 jam (klo ga macet). Dari daftar pilihan kereta akhirnya kami memilih Gumarang, alasannya? Karna lebih murah diantara kelas Eksekutif lainnya. That’s it! Hahaha.

Saya pun langsung booking via online, reservasi dapat dilakukan minimal 6 jam dan maksimal 90 hari sebelum keberangkatan Kereta Api. Selain via online, bisa juga di booking di Alfamart dan beli langsung di Stasiun keberangkatan. Selesai booking via online, saya diharuskan segera membayar via ATM atau alfamart, dikasi waktu 3 jam untuk membayar, klo lewat dari waktu yang ditentukan: kode booking dibatalkan. Saya memilih bayar via Alfamart karena ATM BCA ga termasuk dalam daftar Bank yang berafiliasi dengan KAI. Oia klo bayar di Alfamart dikenakan charge Rp. 7.500/tiket (ihiks).

Setelah bayar, saya dapet struk pembayaran, nah selanjutnya saya harus ke stasiun keberangkatan (Stasiun Pasar Senen) untuk nuker struk dengan tiket asli, batas waktu penukaran maksimal 1 jam sebelum keberangkatan. Oia klo mau nuker harus bawa KTP asli. Emang sih agak ribet jaya klo booking, dibanding beli trus langsung berangkat saat itu juga. Cuma, ini kereta peminatnya agak banyak, saya aja udah ancang2 pesen H-90, tiket ekonomi dan bisnis udah soldout. Mungkin karena pengaruh H-1 sebelum libur panjang kali ya. Meski begitu, doa saya terkabuuulll loohhh, karena Tiket Bisnis dan Ekonomi udah abis, akhirnya beli tiket Eksekutif! Hell yeaaaahh!

Jam keberangkatan Kereta Gumarang dari Stasiun Pasar Senen jam 18.05, dan perlu dicamkan disini sodara sodaraaaa:
  1. Kereta Gumarang berangkatnya ONTIME!! Tepat jam 18.05, kecuali ada major error yang meliputinya misal: ada kereta anjlok atau sinyal ble’e, atau listrik se-Jawa-Bali mokat. Nah keretanya sendiri baru dateng jam 17.50, jadi bener2 cuma punya waktu 10 menit untuk naik kereta. Makanya penting banget untuk datang lebih awal.
  2. Perlu diinget juga klo akses ke Stasiun Pasar Senen itu rada padet, jadi usahain dateng maksimal 1 jam keberangkatan untuk nuker tiket kereta.
  3. Untuk masuk ke Peron Kereta Gumarang, tiket dicocokin dengan KTP. Jadi mari kita acungi jempol untuk usaha Dinas Perhubungan agar calo-percaloan bisa diminimalisir. 
  4. Klo mau ada perubahan tanggal/kereta/naik kelas, tiap tiket kena potongan 25% dari harga asli. Maksimal 1 jam keberangkatan harus udah diurus.
  5. Stasiun di Surabaya ada 2: Stasiun Pasar Turi dan Stasiun Gubeng. Kereta Gumarang berhenti di Stasiun Pasar Turi, sedangkan Kereta Bima dan Argo Bromo berhenti di Stasiun Gubeng. 
  6. Di Kereta Gumarang, Kelas Ekonomi berada paling depan, diikuti Kelas Bisnis dan kemudian Kelas Eksekutif.
Perjalanan dari Stasiun Senen – Stasiun Pasar Turi memakan waktu 12 jam. Jangan takut soal makanan, pramugari/ra kereta siap menjual makanan di kereta. Ada Nasi Goreng, Nasi Rames, Indomie serta snack dan minuman panas/dingin. Harganya sekitar 20ribuan. Kabar buruk bagi para perokok, karena peraturan tidak mengijinkan merokok di dalam kereta, maupun di gerbong sambungan dan di toilet. Jika ingin merokok, harus sabar menunggu kereta berhenti sejenak di beberapa stasiun: Cirebon, Pekalongan dan Semarang. Itu pun Cuma 5 menit! Hihihihihi..

Menurut Saya, tempat duduk di kereta lnyaman, kursi bisa disesuaikan kemiringannya dan bisa diputer agar berhadap2an dengan kursi di belakang. Tiap kursi diberikan bantal dan selimut. Nanti setelah 20 menit menjelang sampai, akan dibagikan handuk hangat untuk membasuh muka + lap iler plus belek. Hahaha. Soal toilet, cukup bersih dan tidak bau pesing kok, karena petugas selalu membersihkan toilet secara berkala.

Saya sendiri merasa nyaman, malah bisa tidur nyanyak selama perjalanan. Mulai saat ini saya ga akan segan menggunakan kereta jarak jauh, tapi tentunya kelas eksekutif ya. *teteup*

photo by Eky Rizki Darmawan

2 comments:

  1. Kalo naik gumarang, mas, kenapa gak naik dari JAKK Aja!!!!!(Jakarta kota)

    ReplyDelete